Kenaikan Bea Impor Toko Online Berlaku Akhir Januari 2020 – Anda terbiasa membeli barang dari luar negeri? Bersiaplah karena pemerintah Indonesia memberlakukan kenaikan bea impor toko online di akhir Januari 2020 ini. Di bawah ini adalah rincian kenaikan bea impor toko online 2020.

Kenaikan Bea Impor Toko Online Berlaku Akhir Januari 2020

Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati telah mengumumkan perubahan aturan mengenai batas minimal bea masuk impor barang kiriman lewat e-commerce dari sebelumnya US$ 75 menjadi US$ 3 per kiriman (consignment note) pada akhir tahun 2019 yang lalu.

Dikutip dari CNBC Indonesia di Jakarta, pada hari Jumat (3/1/2020), Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Syarif Hidayat, mengungkapkan beleid itu masih dalam proses perundangan. Kemungkinan pada akhir bulan Januari 2020 akan disosialisasikan dengan pihak-pihak terkait.

Pemerintah memiliki alasan yang sangat kuat di balik kenaikan bea masuk impor. Sebab, mayoritas barang kiriman impor via e-commerce mayoritas atau di atas 90% bernilai di bawah US$ 75.

Ia menjelaskan, dalam kurun waktu tiga tahun belakangan, terjadi peningkatan yang sangat pesat untuk barang kiriman impor. Dari data consignment note, dua tahun lalu barang kiriman sekitar 6 juta dokumen, melonjak naik menjadi 20 juta dokumen, dan pada akhir tahun 2019 sudah 49,7 juta dokumen.

Di samping itu, barang kiriman impor sebesar 98% adalah barang konsumsi seperti tas, sepatu, dan pakaian yang hampir semuanya didatangkan dari China.

Syarif menilai, pemberlakuan peraturan tarif bea masuk yang baru ini tidak akan mengganggu arus perdagangan dari luar masuk ke Indonesia. Source

Kenaikan Bea Impor Toko Online Berlaku Akhir Januari 2020

Nantinya konsumen yang membeli barang dari toko online seperti Shopee Cs di atas US$ 3 akan dikenakan Bea Masuk, PPN, PPh. Sebagai contoh akan admin analogikan penghitungan jika Anda membeli barang seharga Rp 50.000,00.

Jika konsumen membeli barang impor di e-commerce seharga Rp 50.000
– Bea masuk = 7,5% x 50.000 = Rp 3.750
– PPN = 10% x (50.000 + 3.750) = Rp 5.375
– PPh = 0%
Maka total pajak yang harus dibayar : Rp 3.750 + 5.375 = Rp 9.125

CATATAN: Biaya pajak tersebut ada yang sudah dibebankan waktu transaksi, tapi ada juga platform e-commerce yang tidak membebankannya di transaksi tapi nanti ditagihkan ke perusahaan logistiknya ketika barang diantar atau ditebus, jadi siap-siap jika Anda akan ditagih uang tambahan saat barang dikirim ke rumah. Hati-hati memilih toko online / marketplace jika membeli barang dari luar negeri.

Hati-hati membeli aksesoris Xiaomi Mi Note 10 Pro dari luar negeri, harga 50.000 bisa menjadi 70.000 atau lebih.

Demikian tadi informasi terbaru mengenai Kenaikan Bea Impor Toko Online 2020

Kenaikan Bea Impor Toko Online Berlaku Akhir Januari 2020

Write A Comment